A. Persekutuan perdata
Perjanjian antara 2 orang atau lebih yang mengikatkan diri untuk memasukkan sesuatu (inbreng) kedalam persekutuan dengan maksud membagi keuntungan yang diperoleh karenanya. (pasal 1618 KUHP perdata) Tujuannya adalh untuk mendapatkan sutu keuntungan, yang di bagi bersama sesuai dengan proporsi atau bagian yang telah disepakati bersama.
Masing-masing sekutu diwaibkan untuk memberikan inbreng kedalam persekutuan (pasal 1619 KUHP perdata). Jenis pemasukannya :
1. Uang
2. Benda-benda yang layak sebagai pemasukan (kendaraan, alat perlengkapan kantor, dll)
3. Tenaga kerja baik secara fisik maupun pikiran
Tanggungjawab sekutu adalah berkewajiban mengganti kerugian apabila perikatan yang sudah dijanjikan tidak dilaksanakan, sehingga jika perikatan itu benar-benar tidak dilaksanakan maka sekutu yang bertanggungjawab dapat digugat untuk memenuhi prestasinya.
Pasal 1642-1645 KUHP Perdata :
1. Sekutu melakukan hubungan hukum dengan pihak ketiga, maka sekutu tersebut harus bertanggungjawab pnuh walaupun dengan alasan hubungan hukum tersebut dilakukan untuk kepentingan persekutuan.
2. Pebuatan hukum menjadi mengikat sekutu lainjika :
- Ada surat kuasa dari sekutu lain.
- Keuntungan yang didapat nyata-nyata di nikmati oleh persekutuan.
3. Beberapa sekutu mengadakan hubungan hukum dengan pihak ketiga, maka para sekutu bertanggung jawab secara tanggung renteng meskipun inbreng tidak sama kecuali telah diperjanjikan sebelumnya bahwa ada perimbangan inbreng dengan pertanggungjawaban.
4. Apabil seorang sekutu melakukan hubungan hukum dengan pihak ketiga atas nama persekutuan, maka persekutuan dapat langsung menggugat pihak ketiga itu.

B. Persekutuan Firma
Firma artinya nama bersama, yakni nama sekutu yang dijadikan menjadi nama perusahaan. Persekutuan perdata yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan nama bersama (pasal 16 KUHD)
Unsur-unsur pokok firma :
1. Persekutuan perdata (pasal 1618 KHUPerdata)
2. Menjalankan perusahaan (pasal 16 KUHD)
3. Menggunakan nama bersama (pasal 16 KUHD)
4. Tanggungjawab sekutu bersifat pribadi untuk keseluruhan (pasal 18 KUHD)
Tanggungjawab sekutu firma :
- Sekutu yang ditunjuk atau diberi kuasa untuk menjalankan tugas pengurus ditentukan dalam AD akta pendirian) firma.
- Jika belum ditentukan, pengurus harus ditentukan dalam akta tersendiri dan di daftarkan ke paniteraan PN setempat dan di umumkan dalam BNRI supaya pihak ketiga mengetahui siapa yang menjadi pengurus yang berhubungan dengannya.
- Jika tidak ditentukan, semua anggota dianggap dapat dan dibolehkan bertindak keluar atas nama firma, seoraang anggota dapat mengikat anggota lainnya.
- Semua anggota dianggap berhak untuk menerima dan megeluarkan uang atas nama dan untuk kepentingan firma.

C. Persekutuan komanditer (CV)
Persekutuan komanditer yang diadakan antara seorang sekutu atau lebih yang bertanggungjawab secara pribadi untuk seluruhnya dengan seorang atau lebih sebagai sekutu yang meminjamkan uang. Merupakan persekutuan firma yang memiliki sekutu komanditer (silent partner). Sekutu dalam persekutuan komanditer ada 2 yaitu sekutu komanditer ( sekutu diam/ silent partner) dan sekutu biasa (sekutu kerja, sekutu komplamenter)
a. Sekutu komanditer
- Sekutu yang memasukkan inbreng ke dalam persekutuan
- Berhak atas keuntungan persekutuan sebagaimana telah ditentukan dalam AD CV.
- Apabila dalam AD tidak ditemukan, sekutu komanditer mendapatkan keuntungan sebanding dengan jumlah pemasukan atau inbreng
- Tanggungjawab kerugian sebatas inbreng yang dimasukkan
- Tidak boleh melakukan pengurusan meskipun dengan surat kuasa.
b. Sekutu komplementer
- Sekutu ini aktif menjadi pengurus persekutuan, menjalankan perusahaan dan berhubungan dengan pihak ketiga.
- Dalam AD harus ditentukan sekutu kerja yang tidak diperkenankan bertindak keluar.
- Beban kerugian sekutu komplementer tidak terbatas.
Tanggung jawab sekutu
a. Tanggungjawab intern :
Sekutu komanditer
Tanggungjawab terbatas pada inbreng yang disetor
Sekutu biasa
Tanggungjawab pribadi untuk keseluruhan, meskipun sekutu tersebut merupakan sekutu yang menurut AD tidak diperkenankan berhubungan dengan pihak ketiga.
b. Tanggungjawa ekstern:
Sekutu komplementer yang bertanggungjawab atas hubungan dengan pihak ketiga.

About these ads

About anindiia

studied at UNY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s